Adds
Adds
Siasat Jitu Menghadapi Pelanggan yang Menyebalkan
11 September 2016
Bagikan :

Orang yang menyebalkan bisa membuat hari-harimu terasa berat, terutama jika kamu harus menghadapinya secara langsung. Peluang bertemu orang menyebalkan akan semakin besar bila kamu harus menghadapi para pelangganmu. Di antara sekian banyak pelanggan, pasti ada saja yang menjengkelkan.


Jangan kesal dulu kalau harus menghadapi pelanggan yang menyebalkan. Sebaiknya tenangkan dirimu dan ikuti siasat jitu ini.


Jangan Pelit Senyum, Ya.
Tersenyumlah walaupun kamu sedang tidak ingin tersenyum. Berdasarkan sebuah penelitian, senyuman palsu sekalipun ternyata ampuh memperbaiki suasana hati. So, kalau kamu tersenyum tulus bisa jadi pelangganmu yang menyebalkan akan melunak. 


Berbicara Secara Baik-Baik
Semua hal akan berjalan baik bila kamu berusaha untuk tidak melibatkan emosi, termasuk ketika menghadapi pelanggan. Walaupun kamu tidak terbiasa berbicara dengan nada rendah dan intonasi lembut, jangan ragu untuk mencobanya, ya. Lama kelamaan kamu pasti akan terbiasa dan semakin mudah mengontrol emosi.


Ucapkan Kata Maaf yang Tulus
Mungkin kamu merasa tidak bersalah ketika pelanggan yang menyebalkan itu sedang menudingmu. Tetapi, meskipun kamu tidak salah, pelanggan tetap raja yang ingin mendapatkan pelayanan terbaik. Jangan ragu untuk mengucapkan kata maaf yang tulus untuk meredakan emosi pelanggan.
“Maaf sekali ya, Pak/Bu. Lain kali kami akan berusaha lebih baik lagi.”


Menawarkan Bantuan Kepada Si Pelanggan
Emosi pelanggan yang menggebu-gebu pasti akan surut jika kamu memberikan senyum tulus dan penawaan bantuan. Jadi, kamu tidak perlu ragu untuk menawarkan bantuan kepada mereka. Tunjukkan bahwa kamu berusaha untuk memperbaiki kesalahan dan mempertahankan kepercayaan sang pelanggan tersebut. Kesan baik ini akan membuat kamu terkesan profesional dan menyenangkan.


Kalau Kamu Sudah Benar-Benar Tak Tahan dengan Pelangganmu
Ada kalanya suasana hatimu sedang kurang baik sehingga kamu tidak sanggup melayani pelanggan yang menjengkelkan. Daripada memicu emosi dan menimbulkan kesan kurang baik, maka sebaiknya kamu undur diri dari hadapan pelangganmu. Ucapkan permohonan maaf karena sedang sibuk dan mintalah rekanmu untuk menggantikan tanggung jawabmu. Dengan demikian, si pelanggan tidak akan merasa ditinggalkan dan tetap bisa memperoleh pelayanan terbaik.

Karena bisnis adalah proses belajar seumur hidup, usai membaca ulasan ini pun kamu masih patut mempelajari banyak hal. Jangan malas belajar untuk memperkaya pengalaman dan kedewasaaanmu ya, ladies.

Komentar (0)

ads article