Adds
Adds
Sentuhan Khas Pada Batik Sogan, Batik Klasik Primadona Indonesia
27 Oktober 2018
Bagikan :

Sebagai warisan budaya khas Indonesia, batik memiliki nilai seni yang tinggi dan diakui oleh dunia memiliki keindahan yang tak ternilai. Salah satu jenis batik yang merupakan primadona dari batik Indonesia yang banyak dikenal di luar negeri adalah batik sogan. Batik sogan berasal dari daerah Jawa Tengah tepatnya Solo dan Yogyakarta. Batik ini memiliki motif yang mengikuti motif klasik dari Keraton Surakarta Hadiningrat di Solo, dan Keraton Ngayogyakartan di Yogyakarta. Namun dari keduanya tentu memiliki perbedaan yang menjadi ciri khasnya masing-masing, seperti pada batik sogan Solo warna yang banyak digunakan adalah warna coklat tua dan warna putih. Dan batik sogan dari Solo banyak menggunakan coklat.

Batik sogan ini diberi nama sogan karena dalam proses pewarnaan, batik ini menggunakan batang kayu dari tumbuhan soga yang memang pada zaman dahulu adalah bahan utama yang menghasilkan warna coklat kekuningan. Pewarnaan yang dilakukan secara alami ini membuat batik sogan memiliki nilai tersendiri yang menjadikannya patut dipamerkan pada dunia.

Batik sogan yang berasal dari Solo dan Yogyakarta ini juga memiliki beberapa jenis motif yang berbeda-beda yang memiliki gaya goresan serta arti yang berbeda-beda pula.  Beberapa contoh motif batik yang termasuk batik sogan adalah batik kawung, batik lintang trenggono, batik parang, batik truntum, dan juga batik wahyu tumurun.

Motif Batik Kawung

batik kawung

Motif batik kawung ini cirinya adalah gambar berupa bulatan yang merupakan gambaran dari buah aren yang disebut juga dengan buah kawung, atau terkadang juga menggunakan gambar bunga teratai yang melambangkan kesucian serta umur yang panjang.

Motif Batik Lintang Trenggono

Batik Lintang Trenggono

Motif batik lintang trenggono memiliki keunikannya sendiri. Jika kebanyakan batik menggambarkan tumbuhan atau hewan, motif batik lintang trenggono ini menggambarkan suasana malam. Bintang-bintang yang bertaburan di langit malam dilukiskan dengan indahnya pada motif batik ini.

Motif Batik Parang

batik parang

Motif batik parang ini berasal dari beberapa daerah di Jawa yang berbeda-beda nama dan aksennya tergantung daerah asalnya seperti contohnya motif batik parang slobog dari Jawa Tengah, batik parang klisik dari Jawa Barat, serta batik parang rusak dari Yogyakarta. Ciri khas yang paling terlihat jelas dari batik parang ini adalah pola motif batik yang seperti membentuk huruf “S” dan tersusun secara diagonal dan sejajar. Hal ini melambangkan penghormatan dan cita-cita.

Motif Batik Truntum

batik tantrum

Motif truntum ini memiliki arti dan makna yang sangat indah, yaitu cinta yang tumbuh kembali yang diciptakan oleh Ratu Kencana, permaisuri Sunan Pakubuwono III, sebagai simbol dari rasa cinta yang tulus dan tanpa syarat, dan semakin berkembang serta abadi selamanya. Pada zaman dahulu motif batik truntum ini hanya boleh digunakan oleh keluarga raja saja.



Komentar (0)

ads article