Adds
Adds
Batik Sasirangan, Batik Khas Banjarmasin yang Wajib Kamu Kenali
27 Oktober 2018
Bagikan :

Jika kamu hanya mengenal batik sebagai warisan budaya asli Indonesia yang banyak dikenal berasal dari pulau Jawa saja, kamu salah besar. Karena ada banyak daerah selain di pulau Jawa yang menghasilkan batik dengan ciri khas daerahnya. Salah satunya adalah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yang memiliki batik khasnya sendiri yang disebut dengan batik sasirangan.

Batik sasirangan dikabarkan telah dikenal oleh masyarakat Kalimantan Selatan sekitar abad ke-12 hingga abad ke-14, namun dengan nama yang berbeda yaitu kain calapan. Namun menurut cerita rakyat, batik sasirangan atau kain calapan pada zaman dahulu ini dibuat oleh Patih Lambung Mangkurat ketika bertemu dengan Putri Junjung Buih dan menerima persyaratan darinya berupa istana dan kain yang ditenun kemudian digambarkan padiwaringin dan diwarnai oleh 40 putri.

Batik sasirangan ini juga memiliki kesamaan dengan batik truntum dari Jawa, yaitu pada zaman dahulu, batik ini hanya boleh digunakan oleh golongan tertentu. Hal ini ditujukan agar siapa pun yang melihat seseorang mengenakan batik sasirangan ini dapat mengetahui dari golongan manakah si pengguna batik sasirangan tersebut. Namun semakin majunya zaman, tentunya sudah taka da lagi golongan atau strata social yang perlu ditandai dengan menggunakan pakaian yang berbeda-beda.

Batik sasirangan ini memiliki proses pembuatan yang menggunakan teknik jumputan, yaitu dengan mencelup-celupkan kain ke dalam pewarna dengan mengikat bagian-bagian tertentu agar dapat menghasilkan corak atau motif yang indah. Bahan pengikatnya adalah tali atau benang yang diikatkan dengan teknik tertentu dan berbeda-beda untuk memberikan corak yang berbeda-beda pula. Dan bahan baku untuk kainnya sejak zaman dahulu yang digunakan adalah katun, namun tentunya sejalan dengan berkembangnya zaman dan bertambahnya pilihan kain selain katun yang dapat digunakan, kini bahan-bahan seperti rayon, sutra, dan polyester. Dan untuk motif bati sasirangan, semua bergantung pada kreativitas pengrajinnya untuk menggunakan teknik yang berbeda-beda dalam membuat motif batik. Namun ada beberapa motif atau corak dari batik sasirangan yang dikenal karena keindahan dan keunikannya, yaitu motif mandau yang merupakan senjata khas suku Dayak, enggang yang merupakan burung elang yang berasal dari Kalimantan, bintang bahambur, motif turun dayang, motif daun jaruju, motif kulit kayu, dan masih banyak lagi.

Sasirangan sebenarnya cukup dikenal terutama oleh masyarakat Banjarmasin atau orang luar yang berkunjung kesana, karena batik sasirangan juga menjadi salah satu oleh-oleh khas Banjarmasin. Namun masih banyak pula orang yang belum mengetahui atau belum terlalu mengenal batik sasirangan dari Kalimantan Selatan yang juga memiliki nilai seni dan keindahan yang tinggi dan tak kalah dari batik-batik Indonesialainnya yang ada di pulau Jawa, Papua, atau daerah-daerah lainnya.



Komentar (0)

ads article