Adds
Adds
Batik Jumputan Masuk 5 Motif Batik Paling Populer di Indonesia
19 Oktober 2018
Bagikan :

Seperti yang kita ketahui, tanggal 2 Oktober adalah peringatan Hari Batik Nasional. Hal ini dikarenakan UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Curtural Organization) resmi menetapkan batik sebagai warisan budaya asli Indonesia yang diakui oleh dunia. Batik memang merupakan salah satu warisan budaya asli Indonesia yang juga memiliki nilai seni yang sangat tinggi. Dan memang sepatutnya kita semua sebagai orang Indonesia harus selalu mencintai dan bangga menggunakan batik indonesia. Batik juga merupakan bukti nyata bahwa Indonesia terdiri dari banyak sekali ragam budaya yang berasal dari berbagai daerah yang tersebar di Indonesia. Hal ini dapat terlihat dari banyaknya motif batik yang berbeda-beda tergantung dari daerah asal batik tersebut. Motif batik yang memiliki ciri khas yang berbeda-beda dari tiap daerah ini membuat batik memiliki nilai yang sangat tinggi dan patut untuk kita pamerkan pada dunia. Dari sekian banyaknya motif batik yang ada di Indonesia, paling tidak ada 5 motif batik yang populer dan pasti kamu tahu seperti batik pekalongan, batik parang, batik kawung, batik mega mendung, dan batik jumputan.

Batik Pekalongan

 batik pekalongan

Seperti namanya, batik ini berasal dari kota Pekalongan. Motif batik ini identik dengan gambar bunga-bunga kecil dengan warna cerah yang membuatnya terlihat semakin indah. Ada perpaduan budaya Tiongkok dengan motif naga atau burung phoenix serta budaya Arab dengan motif jlamprangnya. Batik dari Pekalongan ini sangat populer tak hanya di Indonesia, namun hingga Eropa loh! Perpaduan budaya ini menghasilkan karya seni batik bernilai tinggi.

Batik Parang

batik parang

Jika kamu lihat, akan sangat jelas terlihat pada motif batik parang yang seperti membentuk huruf “S”. Batik ini sendiri disebut batik parang dari kata pereng yang berarti miring, karena pola dari motif batikini miring dan memanjang. Batik motif parang ini berasal dari beberapa daerah di Jawa yang berbeda-beda nama dan aksennya tergantung daerah asalnya. Misalnya motif batik parang slobog dari Jawa Tengah, parang klisik dari Jawa Barat, serta parang rusak dari Yogyakarta.

Batik Kawung

batik kawung

Motif batik kawung adalah salah satu motif batik tertua yang ada di Indoneisa yang sudah dikenal sejak zaman dahulu. Pada zaman kerajaan dulu, motif batik kawung ini memiliki nilai yang tinggi sehingga hanya raja, permaisuri, dan orang-orang kerajaannya lah yang boleh menggunakan batik kawung ini. Motif batik kawung sangatlah unik, karena menggambarkan buah aren atau yang sering juga disebut kawung dengan pola yang tersusun rapi dengan makna kerja keras akan selalu membuahkan hasil meskipun terkadang memakan waktu, dan hasil kerja keras akan lebih bermanfaat jika diimbangi dengan sikap teliti, cermat, dan hemat.

Batik Mega Mendung

batik mega mendung

Motif batik mega mendung ini sangatlah unik. Sesuai dengan namanya yaitu mega yang berarti langit atau awan, dan mendung yang berarti langit meredup seperti ketika akan turun hujan, motif dari batik ini pun berbentuk seperti awan dengan warna yang memiliki 7 gradasi yang melambangkan 7 lapisan langit. Motif batik mega mendung ini pasti sangat sering kamu lihat.

Batik Jumputan

batik jumputan

Berbeda dengan cara pembuatan batik lainnya yang kita ketahui seperti batik tulis dan batik cap, batik jumputan dihasilkan dengan Teknik ikat, warnai, dan tarik. Nama batik jumputan diambil dari kata jumputan dalam bahasa jawa yang berarti ditarik. Cara pembuatan batik jumputan adalah dengan menarik kain putih yang diikat dengan tali yang tidak menyerap warna contohnya tali rafia atau karet. Setelah itu celupkan kain yang diikat ke dalam wadah berisi warna yang ingin kamu buat. Diamkan satu jam, lepas tali dan bilaslah dengan air.




Komentar (0)

ads article