Adds
Adds
3 Hal Menarik Tentang Batik Pekalongan yang Belum Kamu Ketahui
16 Oktober 2018
Bagikan :

Batik sebagai salah satu warisan asli budaya Indonesia memiliki ragam pilihan motif yang berbeda-beda yang mewakilkan daerah asal pembuatannya masing-masing. Seperti salah satunya adalah batik Pekalongan. Kota pekalongan disebut juga sebagai sentra atau pusat batik, karena kota ini dikenal menjadi pusat kerajinan kain batik dan sebagian besar masyarakatnya menjadikan pengrajin batik sebagai mata pencaharian untuk mencari nafkah. Batik Pekalongan ini adalah batik yang sangat populer dari sekian banyak jenis batik di Indonesia. Batik Pekalongan ini juga memiliki ciri khas tersendiri. Biasanya motif batik Pekalongan didominasi dengan gambar bunga dengan berukuran kecil. Meskipun umumnya batik dari daerah Jawa berwarna gelap, namun batik Pekalongan hadir dengan warna yang cerah. Batik Pekalongan semakin terlihat indah dengan ciri garis dan titik yang menghiasi bunga-bunga kecil. Namun terkadang juga ada batik Pekalongan yang dibuat dengan perpaduan corak Tiongkok dan Arab. Untuk motif corak Tiongkok biasanya berupa gambar hewan naga dan burung phoenix. Dan untuk motif corak Arab, yang biasa juga disebut jlamprang, adalah kumpulan titikan yang disusun untuk membuat sebuat motif lainnya.

Selain motif dan warna yang menjadi ciri khas utama batik Pekalongan yang mungkin sudah banyak diketahui, namun ada beberapa hal tentang batik Pekalongan yang menyenangkan untuk diketahui untuk lebih mencintai batik dari daerah Pekalongan ini. Mau tau apa saja? Ini dia 5 hal menarik tentang batik Pekalongan yang belum kamu ketahui.

Berkembangnya Batik Pekalongan

Meskipun batik telah lama menjadi kegiatan mengrajin yang dilakukan oleh para wanita di daerah Pekalongan, namun yang dikenal berperan besar atas berkembangnya batik Pekalongan bisa sampai menembus pasar Eropa adalah Eliza Van Zuylen. Dengan arahan Eliza yang juga membuka workshop atau pelatihan batik di Pekalongan, banyak motif batik Pekalongan baru yang bermunculan.

Bahan Katun Batik Pekalongan

Para pengrajin batik Pekalongan hanya menggunakan 2 jenis bahan kain untuk dijadikan kerajinan batik, yaitu bahan katun primisima yang mudah menyerap keringat dan bahan katun prima yang meskipun kualitasnya lebih rendah dari katun primisima, namun harganya lebih murah sehingga juga digunakan oleh para pengrajin.

Awal Kemunculan Batik Pekalongan

awal kemunculan batik

Sebenarnya tidak ada tanggal pasti kapan batik Pekalongan muncul, namun menurut informasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian, batik Pekalongan diperkirakan sudah ada sejak tahun 1800. Namun baru mulai berkembang sekitar tahun 1825 – 1830 hingga sekarang menjadi salah satu batik dengan motif yang banyak disukai baik di dalam maupun di luar negeri.

Banyaknya pilihan motif batik dari berbagai daerah atau kota yang ada di Indonesia membuat batik Indonesia semakin berharga. Apalagi jika kamu mengetahui lebih dalam mengenai sejarah atau identitas dari batik yang kamu sukai. Jadi mulailah menunjukkan rasa bangga pada batik Indonesia dari sekarang.




Komentar (0)

ads article