#Memesona Itu Percaya Pada Dirimu Sendiri

by Ferda Rahma Janesha / 10 April 2017
Aku adalah seorang remaja.

Apa saja sih yang biasa dilakukan remaja lainnya? Bersenang-senang, Memperbanyak teman, Membuat squad-squad kece, dan hal menyenangkan lainnya. Dan, di masa ini tentu agak berbeda dari masa TK ataupun SD, kita mulai punya banyak masalah yang harus kita selesaikan dengan dituntut sifat kedewasaan dan bijaksana serta kemandirian. Yup, Seperti remaja yang lainnya, Aku pun mengalami banyak perubahan. Perubahan itu pun ada yang positif dan adapula dampak negatifnya.

Dan, mengenai sisi negatifnya akupun mengalaminya...



Saat di sekolah dasar dulu, aku dikenal sebagai anak yang bisa bersosialisasi dan memiliki banyak teman Dan Dampak negatif dari masa peralihanku ini dimulai dari hari pertamaku di SMP, awalnya aku berpikir akan bergaul dengan banyak orang dan mempunyai banyak teman. Tetapi ternyata niat itu langsung hilang entah kemana. Aku merasa takut karna tidak mengenal siapapun dari banyaknya siswa/i disana terutama kakak kelas. Rasanya begitu aneh, aku mulai melihat banyak karakter disini, entah kenapa akupun mulai merasa tidak percaya diri. Cara pandang dan berpikirku seakan berubah dan selalu merasa tidak bisa, bukankah ini berlebihan? Ya, sangat. Aku pun juga merasa bingung, apa yang terjadi pada diriku? Aku selalu membandingkan kekuranganku dengan kelebihan orang lain, Aku jadi memiliki mood yang berubah tergantung situasi atau seseorang , mudah marah, selalu ingin sendiri, dan tidak menyukai keramaian.



Dan berlanjut sampai pertengahan semester kelas 9. Alhasil aku hanya memiliki teman yang sedikit. Usaha untuk merubah dan bertindak untuk lebih berani dan percaya pada diriku sendiri pun selalu kucoba, tapi hanya disaat tertentulah aku berhasil. Dan pada pertengahan semester itupun, aku mulai menggalakkan usahaku ini, dengan dorongan dari jiwa spiritualku. Yup! Aku sadar betapa pentingnya aku harus mendekatkan diriku pada Yang Maha Pencipta, aku mulai banyak mempelajari agamaku, dan menyadari banyak hal bahwa yang aku lakukan selam ini sangatlah disayangkan. Maka dari itu, aku akan mencoba untuk selalu berhasil, karna aku mulai merasa lelah untuk selalu menjadi orang yang terbelakang menatap kearah depan dengan tepuk tangan untuk orang lain, diam tidak melakukan apapun, tidak berminat melangkah aktif.


Tapi, Aku ingin berubah! Aku ingin memiliki banyak orang yang menyayangiku, menghargaiku.Aku ingin menjadi orang yang selalu ditunjuk untuk menjadi pemimpin, Berada didepan dan diberi banyak tepukan tangan, melakukan banyak kegiatan yang berguna, dan bergerak aktif.                    
Aku ingin #Memesona mereka dengan menjadi sosok yang selalu ceria dan pekerja keras 
Aku ingin #Memesona mereka yang menganggapku lemah dan pemalu!

Aku ingin #Memesona banyak orang dengan aura percaya diriku!
Dan berikut adalah Cara #Memesona yang mungkin bisa memotivasimu!

1. Berusaha untuk selalu tampil dengan senyuman yang #Memesona

Senyuman itu selalu membawa kebaikan dan keberuntungan lho! Dan membuka banyak kesempatan untuk mempunyai banyak teman! Yuk perbanyak senyum!


2. Memperbanyak bersyukur dan #Memesona dirimu sendiri dengan menerima apa adanya dirimu
Sebelum bisa #Memesona orang lain, akan lebih baik dan asik jika #Memesona dirimu sendiri dahulu dan bisa bersyukur apa yang telah Tuhan takdirkan untuk kita. Jangan mengeluh! Kita semua berbeda, tapi kita punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, jangan terpaku pada kekuranganmu! jangan tangisi! Jangan membuang-buang waktu! lihatlah sisi dari kelebihanmu, kembangkan itu!  


3. Katakan selamat tinggal pada “Negative thinking”


Teruslah berpikir positif dan berprasangka baik, itulah kunci agar hidup selalu tentram. Karna saat kita berpikir buruk tentang diri kita ataupun orang lain, kita akan hanya merasa jauh dari kebaikan dan ketentraman serta kedamaian, karna kita hanya akan memikirkan pikiran itu dan mempengaruhi suasana hati kita yang akan berdampak buruk untuk lingkungan serta diri sendiri.

4. Stop membandingkan diri kamu dengan orang lain!


Aku adalah aku. Dia adalah dia. Kita tidak bisa menjadi dia, kita hanya bisa belajar darinya. Jika dia mempunyai kelebihan, Kita pun juga punya! Tapi jika kamu menganggap kelebihanmu tak sebanding dengan dia? cobalah untuk berpikir dan jadikan itu sebagai motivasi agar kamu bisa mau dan giat untuk mengembangkan potensi yang kamu miliki.

5. “Buang rasa gengsimu! Mulailah bersosialisasi”


Mulailah dengan basa basi dengan pertanyaan-pertanyaan umum, jika ia berespon positif, arahkan ke topik yang lebih asik dan memulai percakapan yang berujung pertemanan!

Oke kesimpulannya, untuk apa kita malu? Apa karna rupa dan fisik kita tidak bagus? Apa karna itu kamu malu? Hey! Itu sudah menjadi takdir kita, rupa dan fisik kita memang sudah ditakdirkan seperti itu, tapi karakter? Masih bisa kita ubah dengan terus belajar dan berlatih. Ingat! satu kekurangan wajar yang kita tutupi bisa jadi menutupi semua kesempatan kita untuk terus melangkah maju! Ayo! Kenali dirimu sendiri dan percaya, bahwa dirimu bisa #Memesona banyak orang dengan keberanianmu! Terus melangkah maju walaupun sindiran buruk menerpa kita harus tetap konsisten pada tujuan kita!