#Memesonaitu Kamu, yang Mau Melestarikan Budaya Sendiri

by Ayudyah Eka Diwanti / 10 April 2017
Banyak orang yang mengatakan bahwa cantik itu relatif. Ya, bagi setiap orang kecantikan dapat digambarkan dengan suatu hal yang berbeda-beda. Entah dari rupa, kecerdasan, hati, ataupun perilaku. Namun, saya memiliki pemikiran yang berbeda. Bagi saya, #memesonaitu adalah mereka, generasi muda, yang mau dan tak malu melestarikan budayanya sendiri. Di era globalisasi seperti saat ini, banyak kebudayaan yang sudah mulai punah bahkan beberapa media telah memberitakan bahwa kebudayaan Indonesia diklaim negara lain. Saya sangat menyukai mereka, terutama perempuan, yang mau mempelajari dan melestarikan budayanya sendiri contohnya budaya Jawa. Entah kenapa saya selalu jatuh cinta ketika melihat mereka, yaitu mereka dengan sampurnya, mereka dengan sanggulnya, mereka dengan kebayanya, hingga mereka dengan keahliannya dalam memainkan musik tradisional gamelan.
Saya asli perempuan Jawa. Suatu hari saya membuka channel Youtube dan saya melihat sekelompok orang asing yang dengan mahirnya memukul seperangkat alat musik gamelan Jawa. Sebagai suku Jawa, rasanya saya malu jika saya kalah dengan mereka. Sejak saat itu, mulai semester dua, saya bertekad untuk mempelajari musik tradisional Jawa yaitu gamelan. 

#Memesonaitu Sopan Santun.
Bagi orang-orang yang paham akan budaya, mereka selalu menjunjung tinggi nilai kesopanan. Budaya Jawa itu indah, budaya Jawa itu santun. Dari kecil hingga sekarang saya selalu takjub kepada mereka yang senantiasa menjaga kesantunan terhadap orang lain, entah kepada yang lebih tua, sebaya, ataupun kepada yang lebih muda. Bagi saya kesantunan adalah kunci utama untuk terlihat mempesona. Mereka yang senantiasa menjaga sopan santun akan selalu menjaga lisan dan perilaku

#Memesonaitu Lemah Lembut.
Saya tergabung dalam komunitas musik karawitan di kampus sudah sejak dua tahun yang lalu. Awalnya saya adalah tipikal perempuan yang cenderung urakan, bicara ceplas ceplos, dan pecicilan. Ketika tergabung dalam komunitas musik karawitan sebagai pengrawit (pemukul gamelan) saya baru menyadari bahwa perempuan jawa hakekatnya adalah perempuan yang lemah lembut. Di dalam komunitas tersebut, saya tidak hanya mendapatkan pelajaran mengenai musik tradisional Jawa, akan tetapi juga mengenai sikap dan perilaku perempuan jawa yang sebenarnya. Beberapa waktu berlalu dan pada akhirnya semua itu merubah diri saya. Dengan sendirinya saya menjadi pribadi yang lebih menjaga perilaku dan menjaga lisan. Semua itu karena saya dikelilingi oleh perempuan perempuan yang santun dan sedikit demi sedikit saya dapat menjadi seperti mereka. Saya setuju mengenai pernyataan bahwa lingkungan akan mempengaruhi pribadi setiap orang yang tergabung di dalamnya. Maka dari itu, ciptakan lingkungan yang membuat orang-orang disekitarmu menjadi pribadi yang lebih baik.

#Memesonaitu Mampu Mengendalikan Emosi
Setiap perempuan yang paham akan budayanya sendiri, mereka akan lebih menjaga lisan dan perilaku. Itu artinya, mereka akan mampu mengendalikan emosi. #Memesonaitu adalah mereka yang berfikir dulu baru bertindak, bukan bertindak lalu berfikir. Orang-orang yang mendahulukan pikiran daripada perbuatan, mereka akan mampu memilah mana hal yang baik dan harus dilakukan dan mana yang harus dibuang. Dengan menjunjung tinggi kesopanan dan perilaku lemah lembut, secara tidak langsung mereka akan mudah dalam mengendalikan setiap emosi yang memuncak. Karena mereka memahami bahwa perkataan yang telah terlontar dari bibir tidak akan pernah bisa untuk ditarik kembali.

#Memesonaitu Gigih.
Bagi saya, mencintai saja tidak cukup. Namun, harus mempelajari. Generasi muda yang memiliki tekad untuk mempelajari budayanya sendiri, mereka selalu gigih berlatih. Mereka malu, jika orang asing lebih mahir dalam memainkan ataupun memiliki pengetahuan yang lebih tentang budayanya sendiri. Selain lemah lembut, sopan santun dan mampu mengendalikan emosi, #Memesonaitu dibutuhkan pribadi yang kuat dan pantang menyerah. Hidup dalam era global pada masa kini, jika tak gigih dalam mempertahankan budayanya sendiri suatu saat cepat atau lambat mereka akan melihat bangsa asing mengakui budaya yang telah diwariskan oleh nenek moyang terdahulu.

#Memesonaitu Indah.
Sesuatu dapat dikatakan indah apabila ditempatkan pada tempat yang sebagaimana mestinya. Begitu juga dengan alat musik gamelan. Alunan gamelan akan terdengar lebih indah jika kita mampu memahami makna dan fungsi dari setiap alat yang dimainkan. Karena tanpa kita sadari, di dalam itu semua terkandung filosofi hidup yang sangat berarti. Orang yang mencintai dan memahami budayanya sendiri secara tidak langsung akan berpengaruh positif terhadap tingkah laku, lisan, dan mengendalikan emosi, seperti lembah lembut dan lain sebagainya.

Hingga sekarang saya selalu mengagumi mereka yang mau mempelajari budayanya sendiri, tidak hanya Jawa tetapi juga budaya tradisional lain se-Indonesia. Mempelajari seni tradisional bukan berarti kita kembali ke jaman primitif, akan tetapi menjaga kekayaan yang dimiliki di era saat ini. Pemikiran boleh dan harus mengikuti jaman, namun seni dan budaya tradisional harus tetap dilestarikan.

#Memesonaitu bagi saya adalah mereka yang mau dan tak malu mempelajari dan mendalami budayanya sendiri. Kalau kalian bagaimana kawan?