#Memesonaitu jika kita mampu membuat perubahan dalam diri orang lain

by Lambok Melinda Silitonga / 10 April 2017

Menyenangkan rasanya jika kita dapat menjadi pribadi yang memesona, terlebih lagi jika kita tidak terlalu keras untuk mencobanya. Masalah yang cukup sering dimiliki oleh orang-orang adalah betapa kerasnya mereka mencoba sehingga mereka terlihat bukan menjadi diri mereka sendiri. Hal ini mungkin disebabkan oleh tingginya harapan seseorang akan diterima dan dihargai pada jaman globalisasi ini. Salah satu kebutuhan terbesar manusia adalah merasa dihargai, dan banyak orang yang melakukan berbagai cara untuk dihargai. Secara logika, dengan mampu memesona orang lain, kita akan merasa dihargai.

Kita ingin orang lain memperhatikan kita, dibandingkan kita memperhatikan orang lain. Kita ingin membuat perubahan terhadap diri kita sendiri, dibandingkan terhadap orang lain. Cara hidup yang demikian merupakan pendekatan yang pasif. Tidak salah memang jika kita mencoba untuk menjadi yang terbaik, tetapi justru kita akan menjadi lebih baik lagi jika kita membantu orang lain menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kita adalah orang yang menghampiri mereka, kita tidak berharap mereka yang menghampiri kita. Jadilah pendengar yang baik, friendly, humoris, dan berikan mereka pujian tulus jika mereka memang layak menerimanya. Lihatlah mereka dalam pandangan yang positif. Jika kita tidak menjadi pribadi yang egois yang hanya ingin didengarkan, maka secara natural kita akan tampak memesona di mata mereka.

#Memesonaitu jika kita mampu membuat perubahan dalam diri orang lain. Membuat perubahan dalam diri orang lain sebenarnya adalah hal yang tidak terlalu susah dilakukan jika kita melakukannya dengan niat yang baik. Membantu tidak selamanya berkaitan dengan uang, kita bisa berkontribusi melalui pemberian ilmu maupun menyebarkan tawa di dalam kehidupan seseorang. Volunteering adalah kegiatan yang tanpa disadari dapat membuat seseorang lebih memesona. Kita tidak membantu untuk mendapatkan penghargaan dari orang lain, namun kita membantu untuk dapat menghargai orang lain. Tanpa kita sadari, kehadiran kita yang dapat membawa nilai positif ke dalam diri seseorang akan membuat kita lebih percaya diri, dan tidak ada hal yang lebih menawan jika kita memiliki kepercayaan diri.

Saya sendiri tidak melakukan pekerjaan relawan untuk terlihat lebih memesona. Bahkan pikiran tersebut tidak terlintas sedikit pun di benak saya ketika pertama kali menjadi relawan. Tetapi melihat perubahan yang saya bawa kepada orang lain membuat saya sangat bahagia. Saya tertawa bersama mereka, menjadi pendengar yang baik, dan memberikan ilmu yang saya punya kepada mereka. Saya dahulu adalah orang yang sangat pemalu. Saya dulu tidak pernah menganggap atau berharap menjadi seseorang yang memesona. Tetapi melalui kegiatan volunteering, kepercayaan diri saya lebih meningkat. Saya berjalan dengan senyum di wajah karena saya tahu bahwa saya telah melakukan “sesuatu” bagi orang banyak. Saya lebih percaya diri untuk memulai percakapan, lebih banyak berlatih menjadi friendly tanpa saya sadari. Manfaat yang saya rasakan tersebut membuat saya lebih approachable dibandingkan sebelumnya. Tidak ada lagi wajah judes dan murung, melainkan wajah “welcome” yang membuat orang-orang nyaman berbagi cerita dengan saya.

Jika kita memaksa untuk menjadi memesona, akan terasa lebih banyak memakan waktu, tenaga, dan pikiran. Hidup dengan berharap dari orang lain tak lain akan membawa kita kepada kekecewaan. Jika kita melakukan segala sesuatu karena berharap ingin dapat tampil memesona, tentu kita harus mempertanyakan motif tersebut. Jangan sampai kita kehilangan identitas diri hanya karena mencoba terlalu keras untuk menjadi orang lain agar dapat menjadi seseorang yang memesona.