#MemesonaItu Melawan Rasa Tidak Percaya Diri, Saya Bisa!

by Lidya Fitrian / 10 April 2017
Tiap orang punya kelebihan dan kekurangan, begitu pula dengan saya. Mungkin banyak yang mengira saya pendiam, itu berlaku buat yang belum kenal. Kalau yang sudah mengenal lebih dekat pastinya tau deh bocor-bocornya saya hehehe.

Sebenernya saya ini kurang percaya diri untuk ketemu orang baru dan tampil  di muka umum. Ada hal-hal kecil yang membuat saya menarik diri. Tenaaaang, itu sih dulu. Sekarang perlahan mulai berubah kok, apalagi sejak mengenal dunia blog tahun 2008 lalu.




Mengenal banyak teman dari dunia maya, rasanya senang sekali. Bisa ngobrol , haha hihi walau cuma sebatas lewat aplikasi chat. Ga kebayang deh pokoknya sama yang namanya kopi darat.
Setelah kopdar pertama, kemudian menyusul kopdar-kopdar lainnya. Baik kopdar biasa, event, atau memenuhi undangan atau berlibur. Rasanya sejak mengenal dunia blog, makin banyak pengalaman yang saya dapatkan. Mulai bertemu artis, Menteri sampai selfie dengan dirut suatu perusahaan. Dulu mana berani minta foto bareng sama dirut, tapi sekarang udah ga malu-malu lagi ????.

Belum lama ini, saya ditawari untuk mengikuti fashion show pakaian muslim syar’i. Sempat mundur maju cantik menerimanya. Karena ga focus juga, saya ga ngeh kalau acaranya diadakan di salah satu mall besar itu akan dihadiri oleh media dan blogger. Awalnya santai aja, toh ga ada yang saya kenal di sana, tapi saat tau teman-teman blogger yang datang saya panik. Rasanya pingin sekali membatalkannya, tapi gak mungkin karena pakaian sudah dibuat sesuai dengan ukuran badan saya oleh designernya. Lagi pula ga ada dalam kamus saya membatalkan acara yang sudah dibuat kecuali ada kejadian yang tidak bisa dihindari.

Bismillah deh, pagi itu saya bersama suami dan anak-anak pergi menuju tempat acara. Dari rumah sudah menyiapkan perlengkapan yang harus dibawa seperti wedges, ciput, legging, dan manset. Sebenernya sih semua sudah saya pakai langsung dari rumah, jadi ga perlu repot lagi. Yang perlu disiapkan adalah mental baja, sayang banget ga bisa di beli ya. Cuma bisa didapatkan dari keyakinan diri saja.




Detik-detik yang mendebarkan makin mendekati. Setelah selesai make up dan memakai pakaian muslim kami berkumpul di belakang panggung. Saya kebagian nomor urut tiga untuk tampil di panggung. Waduh di depan panggung sudah banyak teman-teman yang akan meliput juga, makin ga pede saja. Akhirnya saya pun melangkahkan kaki keluar dari belakang panggung. Allhamdulillah karena pakaian yang saya peragakan ini adalah pakaian syar’i, kami dilarang untuk berlenggak lenggok. Kami berjalan biasa saja. Rasanya ingin cepat-cepat sekali selesai dan kembali ke  belakang panggung.

Yesss, akhirnya selesai juga tugas berat saya untuk tampil di muka umum. Ternyata tidak seseram yang saya bayangkan sebelumnya. Walaupun masih perlu pengalaman lain supaya lebih berani lagi dan meningkatkan kepercayaan diri.

Selanjutnya, apakah perlu saya tampil di muka umum lagi? Hmmm boleh lah. Tapi kalau bisa berbagi sedikit ilmu yang saya miliki saja ya.

#MemesonaItu berani mencoba hal baru. Perempuan #MemesonaItu bukan berarti berani cantik di atas panggung, itu sih keahlian peragawati. Tapi yang berani melawan rasa tidak percaya diri untuk berkembang ke arah yang lebih baik di bidang apa pun.


Itu cerita soal #MemesonaItu versi saya loh. Ada banyak versi lainnya dari teman-teman pastinya. Sayang loh kalau ga diceritakan, apalagi bisa berkesempatan memenangkan hadiah.

Ceritakan saja #MemesonaItu versi masing-masing, ga perlu punya blog untuk ikutan lomba ini. Karena tulisan  bisa di tulis di microsite, selain di blog pribadi. Ditunggu sampai 10 April 2017 ya. Hadiah menarik pastinya akan menunggu.

Ayo tunjukkan #MemesonaItu versi teman-teman ya. Info lengkapnya bisa dilihat pada link berikut http://bit.ly/memesonaitu . Hadiahnya keren banget kan.