Memesona Itu Sepenuh Hati

by roikhatuz zaroh IIDN / 10 April 2017

“Wang sinawang” itulah kata orang jawa kalau melihat orang lain sukses, kelihatan enak, begitu juga sebaliknya. Orang lain memandang kita sukses, kelihatan enak, tidak bersusah payah seperti kondisi yang dirasakannya. Padahal enggak gitu juga mungkin itu hanyalah perasaan dalam persepsi kita saja. Dibalik kemudahan, kesuksesan dan keberuntungan yang kita lihat dari dalam diri orang lain, tentu tak lepas dari kerja keras yang dilakukannya. Mungkin saja kita melihatnya enak, padahal belum tentu demikian karena kita tak pernah tahu proses perjuangannya dalam meraih itu semua. Kita hanya melihat hasilnya bukan berfokus pada proses untuk mencapainya.

Eh iya ngomongin soal proses “Sebuah perjalanan untuk mencapai sesuatu” meski ini merupakan syarat wajib yang harus dilalui setiap orang untuk mencapai kesuksesan, namun banyak orang yang tak menyukainya. Hmmm, parahnya lagi ada yang enggak menyadarinya. Masih suka aja tuh yang instan-instan. Apa-apa harus cepat. Ingin lulus ujian enggak mau belajar, inginnya ke mbah dukun minta jampi-jampi atau kalau enggak beli kunci jawaban. Soalnya waktu dulu ketika masih sekolah sering ada rumor kayak gini. Hadeuhh ... ingin kaya enggak mau kerja, jadinya ambil jalan pintas saja. Mencari sesuatu yang halal, melakukan kebaikan itu memang tidak mudah. Tapi percayalah hasil tidak akan mengingkari sebuah usaha dan kita akan mendapatkan yang terbaik. Tidak hanya di dunia namun juga di akhirat. Tidak hanya di mata manusia namun di mata Tuhan juga. Nah dari sinilah #memesonaitu akan muncul dengan sendirinya tanpa dibuat-buat dan direkayasa. Karena #memesonaitu hadir dari ketulusan sepenuh hati.

Suatu pekerjaan atau apapun itu kalau dilakukan dengan sepenuh hati hasilnya akan maksimal Tapi sayangnya banyak pula dari kaum hawa yang sering menggerutu mengeluhkan pekerjaanya. Apalagi bagi mereka yang sudah menikah, memiliki anak dan juga bekerja. Pekerjaan rumah yang tak ada habisnya, kalau capek yang ada justru marah-marah dan berkeluh kesah mungkin seperti saya. Hehe... wajarlah mungkin ini bagian dari ekspresi diri. Namun yang enggak wajar menjadikan ini alasan untuk tidak maju. Sebagaimana yang pernah saya alami. Bekerja dengan tekanan tinggi, lingkungan pekerjaan yang tak nyaman mungkin akan menjadi beban tersendiri. Memicu stress bahkan depresi kalau enggak segera diatasi. berikut ada sedikit tips nih untuk yang mengalami kondisi yang sama.

Pertama, yang perlu dipahami namanya hidup, bekerja atau apapun dimanapun kita berada itu pasti ada lah ya rintangan atau masalah. Dan masalah kalau dipikir yang ada justru tambah masalah. So yang dipikir itu seharusnya solusi bukan masalahnya. Cari solusi yang terbaik yang bisa dilakukan.

Kedua, hidup itu tentu punya impian dan cita-cita bukan? Sebenarnya disaat kita tertekan, diposisi yang kurang menguntungkan bahkan kondisi atau lingkungan pekerjaan yang tak nyaman bisa diatasi dengan yang namanya motivasi. Dengan mengingat motivasi awal kita saat bekerja atau melakukan sesuatu hal, kita akan berhenti berkeluh kesah dan melihat segala sesuatu itu enteng-enteng saja. Karena masalah itu sudah biasa, satu kesatuan dengan yang namanya kehidupan dan masalah itu saudara kembarnya solusi. Insyaallah sudah enggak ada yang namanya marah-marah melulu karena banyaknya pekerjaan domestik. Ingatlah bahwa apa yang kita lakukan ini demi meraih ridhonya dengan mengurus anak dan suami dengan sebaik-baiknya dan sekuat tenaga. Mau  kan jadi ibu yang #memesona di mata anak dan suami.

Ketiga lakukanlah dengan sepenuh hati dan lihatlah sesuatu dengan sudut pandang positif insyaallah energi positif akan keluar dari dalam diri. Mengerakkan hati dan pikiran untuk ditampilkan secara nyata oleh tingkah dan tindak laku.

Itu semua akan menjadi obat penawar dan kekuatan diri untuk menghindari setiap masalah yang datang. Menjadi sempurna memang tak mungkin karena kita hanyalah manusia yang tak lepas dari kekurangan. Namun berusaha untuk memberikan yang terbaik adalah cita-cita yang harus diwujudkan. Dengan melakukannya sepenuh hati maka secara tidak langsung innerbeauty yang ada dalam diri akan muncul kepermukaan. Disinilah dirimu akan terlihat begitu #memesona dengan caramu sendiri. Yuk ah tulis ceritamu yang #memesona karena event ini sungguh #memesona dengan hadiah yang tak kalah memesonanya.