#MemesonaItu adalah Perempuan yang Selalu Bertumbuh dengan Ilmu

by LAILIA MAGHFIROH IIDN / 10 April 2017
Sungguh saya sangat iri kepada para perempuan yang memancarkan pesonanya bukan karena kecantikan, popularitas maupun harta yang dia miliki. Namun, bagi saya pribadi, mereka yang menarik perhatian saya adalah yang masuk dalam definisi memesona versi saya, yaitu: 

#Memesonaitu ketika setiap perempuan selalu ingin bertumbuh. Tumbuh di sini bukan berarti bertambah besar ukuran badannya, tapi bagaimana dia ingin menjadi sosok yang lebih baik lagi melalui ilmu yang di milikinya. Baginya, setiap perempuan itu tidak boleh berhenti untuk selalu menuntut ilmu. Tugas berat yang akan di embannya kelak tidak hanya seputar masalah anak dan rumah. Seorang perempuan harus bisa juga ilmu keuangan, ilmu investasi, dan yang tak kalah pentingnya adalah ilmu parenting itu sendiri.

Apapun yang akan di pelajarinya, dia percaya tidak ada ilmu yang sia-sia di dunia ini. Jika tidak sekarang maka bisa dipastikan suatu saat nanti  ilmu itu akan berguna buat diri dan keluarganya.  

#Memesonaitu ketika ditengah kebutuhan dan biaya rumah tangga yang makin membengkak dan mahal, seorang perempuan tak pernah lupa mengalokasikan sebagian uangnya untuk berinvestasi leher ke atas. Baginya tholabul ilmu itu telah gugur kewajibannya ketika jasad telah masuk ke liang lahat. Dia menggunakan alokasi tersebut untuk membeli buku, mengikuti berbagai macam seminar, maupun mengikuti berbagai training di kelas online.

Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, sarana untuk memperoleh ilmu makin mudah sekali dijangkau. Kita dapat dengan mudahnya memperoleh informasi yang kita butuhkan hanya dengan sekali tombol pada gadget yang kita miliki. Kita bisa mengikuti kelas apa saja semisal parenting ataupun yang berhubungan dengan hobi hanya lewat rumah. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk berhenti mencari ilmu.

#Memesonaitu ketika di tengah rutinitas bekerja dan mengurus rumah tangga yang tiada habisnya dia selalu menyempatkan dirinya untuk membaca buku. Bagaimanapun juga, membaca adalah gerbang dari suatu ilmu. Itulah sebabnya ayat alquran yang pertama turun adalah Iqro' yang berarti "bacalah".

Saya mengalami sendiri, bagaimana karena sukanya membaca hingga akhirnya mengantarkankan saya yang merupakan orang eksak memiliki keinginan kuat untuk menjadi seorang penulis. Saya tidak punya modal apa-apa untuk menulis selain hanya memperbanyak membaca apa saja. Secara sejak SD, saya paling tidak suka dengan pelajaran Bahasa Indonesia. Setiap ulangan, saya akan mengarang bebas untuk menjawab soal isian, dan jika soalnya berbentuk pilihan ganda maka saya akan memilih pilihan jawaban yang paling panjang hehe.

So, saya sungguh terpesona pada setiap perempuan yang di tengah kesibukannya yang luar biasa selalu menyempatkan dirinya untuk membaca.

#Memesonaitu ketika perempuan selalu meng-upgrade dirinya bukan untuk menyaingi kaum adam namun untuk bekal dirinya sendiri menjadi pribadi yang lebih baik guna menciptakan generasi yag terbaik pula. 

Bagaimanapun juga seorang perempuan kelak akan menjadi ibu, dan seorang ibu adalah madrasatul ula buat anak-anaknya. Sungguh mempesona andai seorang ibu mampu melaksanakan kewajibannya dengan baik. 

Mungkin dia punya pekerjaan di luar sana, namun yang namanya mendidik anak tidak akan dia serahkan begitu saja kepada orang lain. Tidak cukup ketika kita telah menyekolahkan anak kita di sekolah yang mahal dan bonafid sekalipun. Tugas memdidik anak tetap ada di tangan perempuan. Konon, keberhasilan seorang perempuan bisa di lihat dari bagaimana putra-putrinya tumbuh menjadi generasi yang mampu bermanfaat untuk agama, bangsa dan negaranya.

So, #memesonaitu adalah perempuan yang selalu bertumbuh dengan ilmu.