#MemesonaItu Adalah Inner Beauty

by rini khumayroh / 09 April 2017

Saya adalah ibu rumah tangga yang sudah menikah 7 tahun lamanya. Dulu ketika masih gadis atau awal-awal menikah seperti halnya para wanita kebanyakan saya berpikir jika untuk memancarkan pesona adalah dengan berfokus pada perawatan diri secara fisik. Dalam artian bagaimana saya harus menjaga penampilan seoptimal mungkin setiap saat baik saat bekerja, beraktivitas bersama anak-anak, atau saat di depan suami. Akan tetapi lama kelamaan seiring waktu dengan meningkatnya berbagai kesibukan yang harus saya jalani sungguh sangat sulit untuk menjaga penampilan tetap prima sepanjang waktu. Semasa gadis dan awal menikah badan saya yang ramping lambat laun berubah menjadi semakin gemuk. Saya sudah melakukan berbagai macam diet untuk menurunkan BB tetapi bukannya turun malah semakin naik. Bagaimana tidak awal menikah BB yang hanya 44 kg dalam tempo 1 tahun sudah menjadi 70 kg dan entah sekarang berapa angkanya saya sudah tidak tahu karena saya sudah lama paranoid dengan timbangan badan. Saya jadi merasa panik dan ini saya sampaikan kepada suami saya.

Respon suami saya ternyata sangat mengejutkan. Dia dengan tenang mengatakan kepada saya untuk tidak usah terlalu panik. Menurut suami saya dia akan selalu menyayangi saya bagaimana pun keadaan saya. Saya yakin suami saya tidak berbohong karena suami saya bukanlah pria tipe seperti itu. Suami saya menambahkan dengan sebuah cerita tentang fenomena yang sedang ngetren belakangan ini di kampung kami. Ya benar fenomena selingkuh yang selalu berujung dengan perceraian tragis. Dia mencontohkan salah seorang kerabatnya sebut saja pak U yang memiliki istri nan cantik bu P. Bisa dibilang meskipun sudah berumur bu P adalah wanita idola para pria di kampung ini. Siapa yang tidak kenal dengan bu P yang kulitnya putih bersih, langsing, dan cantik. Seperti kebanyakan ibu-ibu gaul era masa kini, bu P ini suka sekali menghabiskan banyak waktu di salon kecantikan dan gym. Sampai kemudian terdengar kabar pak U selingkuh. Seperti sebuah bom atom yang meledak di kampung, peristiwa itu langsung menjadi headline dimana-mana dalam waktu yang cukup lama. Orang-orang kampung hanya bisa mengernyitkan dahi bagaimana bisa pak U selingkuh padahal sudah memiliki istri yang sudah sedemikian sempurna? Yang lebih membikin kaget lagi ternyata wanita selingkuhan pak U tidaklah selevel dengan istrinya itu. secara fisik jelas kalah dengan bu P. Suami saya langsung menandaskan di akhir cerita bahwa penyebab pak U selingkuh karena melihat inner beauty di dalam diri wanita selingkuhannya karena pak U tidak melihatnya di dalam istrinya. Suami saya menekankan yang kebanyakan dilihat seorang pria dalam diri wanita dalam jangka panjang bukanlah tampilan fisiknya. Dalam waktu sesaat tampilan fisik memang bisa mengesankan pria laksana orang terkena “bubuk sihir”. Akan tetapi setelah pengaruh “bubuk sihir” itu habis maka si pria akan mencari “sesuatu” yang lain di dalam diri seorang wanita hingga dia menemukannya dan itulah inner beauty. Perhatian, kasih sayang, kelembutan, dll seorang wanita akan dengan mudah memancarkan pesona sejati dan meluluhlantakan hati sekeras apapun. Saya kemudian jadi memahami pentingnya inner beauty ini. Terima kasih khususnya untuk suamiku yang telah memberikanku sebuah pencerahan penting. Inner beauty adalah sebuah kecantikan dan pesona abadi yang takkan hilang oleh apapun dalam diri seorang wanita. Seperti kata pepatah kecantikan fisik laksana sebotol Coke, setelah dibuka semakin lama akan semakin hambar rasanya namun kecantikan jiwa atau inner beauty laksana sebotol anggur, semakin lama disimpan dia akan semakin baik mutunya dan semakin nikmat rasanya. Di sini saya tidak berkata berarti bahwa kecantikan fisik itu sama sekali tidak penting namun banyak wanita memiliki mindset yang salah selama hidupnya bahwa kecantikan fisik adalah yang utama atau bahkan segalanya. Kecantikan fisik sebenarnya sudah menjadi kodrat para wanita yang mereka miliki sejak lahir tetapi tidak lantas para wanita melupakan hal lain yang lebih penting. Pantas saja selama ini suami saya tidak pernah menyuruh saya untuk diet atau melakukan sesuatu dengan BB saya yang sukar turun ini meskipun saya yakin dia sudah melihat usaha saya yang penuh susah payah untuk berdiet. Saya kini telah menyadari pesona wanita yang sesungguhnya adalah berupa inner beauty yang harus saya jaga baik-baik. memang tidak semudah menjaga kecantikan fisik karena inner beauty adalah sesuatu yang tidak kasat mata namun dengan sangat mudah bisa dirasakan dengan hati dan perasaan. Ketika kita sudah tua nanti saat kesehatan sudah sangat menurun dan seluruh kulit kita menjadi keriput kita hanya bisa mengandalkan inner beauty ini untuk memancarkan pesona yang sebenarnya dalam diri kita.