#MemesonaItu Stay Humble and Kind

by karbela.kdz@gmail.com / 08 April 2017


     Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), arti #memesona itu adalah sangat menarik perhatian dan mengagumkan. Sedangkan kata dasarnya, yaitu pesona memiliki arti yang lebih luas. Pesona, selain berarti daya tarik atau daya pikat juga berarti guna-guna, jampi atau sihir.[1]

     Meskipun sebenarnya kata #memesona dan pesona dapat difungsikan secara universal, tetapi kedua kata tersebut sangat erat hubungannya dengan perempuan. Lalu apa hal yang membuat perempuan dan pesona menjadi begitu erat? Berikut ini adalah beberapa jawaban menurut saya.

  1. Keindahan fisik

       Tidak dapat dipungkiri bahwa yang membuat perempuan #memesona itu adalah keindahan fisiknya. Sudah menjadi kodratnya, bahwa perempuan adalah wujud keindahan Tuhan. Sehingga hampir seluruh bagian tubuhnya itu indah. Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki perempuan mewakili keindahan dan kecantikan. Bahkan jika seseorang menganggap orang yang cantik adalah yang putih, tinggi, dan langsing tetap saja ada kecantikan tersendiri yang dimiliki oleh orang yang berkulit gelap, pendek ataupun berbadan besar.

     Coba perhatikan, jika seorang perempuan tidak memiliki mata yang indah, mungkin ia memiliki senyum yang manis. Atau jika ia tidak memiliki wajah yang cantik, pasti ada bagian tubuhnya yang lain yang menarik hati. Artinya, tidak ada perempuan yang benar-benar jelek di muka bumi ini.

   Selain keindahan tubuhnya, perempuan juga memesona dari segi suara. Perempuan secara alami memiliki suara yang indah. Lagi-lagi, hal ini mampu menjadikan perempuan menjadi sumber perhatian. Bahkan tidak harus sedang menyanyi, suara indah perempuan dapat diketahui dari cara ia berbicara.

        Namun, pesona tidak terbatas pada kesempurnaan fisik. Karena sesungguhnya, kesempurnaan fisik yang dimiliki oleh seseorang adalah murni pemberian Tuhan. Dan kesempurnaan fisik sangat mudah berubah seiring perubahan waktu dan keadaan. Ada beberapa hal lain yang dapat menjadikan perempuan #memesona.

  1. Kecerdasan dan prestasi

      Seorang perempuan yang memiliki kecerdasan pasti memesona, baik di hadapan lawan jenis maupun sesamanya. Kecerdasan membuat perempuan terlihat lebih menarik dan dikagumi. Apalagi jika perempuan yang cerdas itu telah meraih berderet-deret prestasi, baik akademis maupun non-akademis.

  1. Kekuatan dan keberanian

      Perempuan selalu identik dengan kelemahan dan karakter penakut. Padahal tidak semua perempuan lemah dan penakut. Dan tidak selalu lemah dan penakut adalah tanda kekurangan. Kelemahan perempuan yang sering diremehkan kaum lelaki menjadi salah satu cara untuk merendahkan perempuan. Oleh karena itu, perempuan yang kuat dan berani memiliki daya tarik tersendiri.

  1. Kelembutan hati

      Ya, kelembutan adalah karakter khas yang dimiliki oleh perempuan. Namun, tidak semua perempuan memilikinya. Apalagi di zaman industri seperti saat ini, di mana manusia dituntut untuk selalu berkompetisi tanpa pandang bulu, dan dengan berbagai cara.

     Maka, perempuan yang memiliki hati yang lembut, perhatian, dan peka terhadap lingkungan tentunya akan menjadi perempuan yang memesona.

    Apakah keempat hal di atas adalah faktor mutlak yang membuat perempuan #memesona? Tentu saja tidak. Sebenarnya, masih ada banyak faktor yang menjadikan perempuan terlihat #memesona. Setiap orang memiliki parameter masing-masing mengenai pesona.

       Pesona menurut saya bukanlah hal yang dibuat-buat dan sengaja dipamerkan. Justru, ketika sebuah kelebihan (baik fisik maupun nonfisik) ditampilkan dengan didasari niat yang buruk, pasti akan mendatangkan sesuatu yang buruk pula. Pesona adalah bagaimana sesuatu yang berasal dari dalam diri kita memancar dengan sendirinya.

Bagaimana agar tampil lebih memesona?

         Menurut saya, seseorang akan terlihat lebih memesona jika ia tidak berpikir bahwa dirinya memesona. Dengan kata lain, jangan merasa bahwa diri Anda lebih memesona dibandingkan yang lain. Mungkin orang lain tidak mengetahui apakah dia bangga atau sombong di hadapan orang lain, dengan kelebihan yang ia miliki. Tetapi Tuhan dan hati nurani pasti mengetahui hal itu. Perlahan-lahan kesombongan itu akan mengikis pesona kita yang sebenarnya.

      Meski begitu, jangan pula merasa rendah diri dan minder. Teruslah memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri (baik fisik maupun nonfisik), tetapi jangan lupa untuk selalu rendah hati dan menjadi diri sendiri.

[1] http://kbbi.web.id/pesona

#MemesonaItu

#MemesonaItu