Memesona itu Bisa Balancing Diri

by Atiqotur Rosyidah / 07 April 2017

·             Perkembangan zaman yang disebabkan oleh kemajuan teknologi telah mengubah cara hidup kita. Hampir semua aktivitas yang kita lakukan dibantu dengan adanya kemajuan teknologi, dalam bidang informasi misalnya ketika kita tidak mengetahui hal-hal yang asing buat kita biasanya hal yang paling mudah untuk kita  lakukan adalah mencari tahu dulu dalam internet di smartphone yang kita gengggam, baru ketika kita rasa belum paham kitabertanya pada teman ataupun orang terdekat yang lebih mengerti. Dalam bidang informasi sendiri sering kita menjumpai info-info terbaru atau isu yang sedang hangat diperbincangkan, namun yang harus digaris bawahi adalah kita harus dapat memfilter diri sendiri untuk mencari kebenaran isu tersebut, banyak berita hoax berkembang yang kemudian menjadi viral. Akhir-akhir ini banyak bermunculan isu-isu hoax yang kemudian menjadikan pembelajaran untuk kita dapat berhati-hati dalam memfilter informasi. Undang-undang IT pun harus diperhatikan oleh kita, menjadikan kita berhati-hati dalam meng-share informasi. 

·                 Bicara tentang informasi tidak akan ada habisnya, karena kita hidup di zaman di mana kita ditutut untuk terus berkembang. Lebih spesifikya ke pengetahuan, kita harus terus bersaing dengan manusia lain dalam hal kebaikan, bukan saling menjatuhkan. Perkembangan teknologi saat ini sangat membantu kita dalam mencari ilmu di luar instansi. Namun yang perlu diingat bahwa sejatinya mencri ilmu adalah dalam forum yang di situ ada teacher dan ada learner.  Ilmu yang disdiakan oleh internet adalah bentuk penambahan wawasan di luar instansi yang bertujuan untuk menguatkan pengetahuan yang sudah di dapat di instansi saja.

·                 Pengetahuan menurut saya hanya ada dua macam, yaitu pengetahuan dunia dan pengetahuan akhirat. Pengetahuan dunia yang kita cari selama ini adalah sebuah kewajiban yang menuntut kita agar dapat bersaing di era global sekarang yang nantinya akan digunakan untuk bersaing di dunia kerja. Tanpa pengetahuan dunia yang kita miliki kita tidak akan bergerak, tertiggal oleh dunia digital. Contoh kecil saja jika kita tidak bisa membedakan informasi yang benar dan yang hoax  kita akan terbodohi, bisa jadi terjerat hukum jika kita ikut menyebarluaskan isu hoax tersebut. Ilmu yang kedua menurut saya adalah ilmu akhirat, ilmu ini sangat kita butuhkan, karena kita tidak melulu bicara tentang dunia, tentang kerja yang kadang kita merasa jenuh, contohnya saja ketika jenuh menuntut ilmu dunia, merasa gagal dengan ujian di sekolahnya, merasa jenuh dengan pekerjaannya, jenuh dengan deadline yang terus berdatangan, kita memerlukan ketenangan hati, pikiran yang fresh, tentunya selain berkumpul dengan teman-teman dan keluarga kita juga membutuhkan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, kita mengeluarkan semua keluh-kesah kita selama ini, pun berterimakasih atas apa yang sudah Tuhan berikan untuk kita. Sama halnya menuntut ilmu dunia, menuntut ilmu ahirat pun membutuhkan teacher tau yang biasa kita sebut sebagai masyarakat muslim adalah ustad/ustadzah ataupun kyai dan ulama-ulama besar.

·                 Hidup menurut saya adalah tentang belajar, kita belajar dari apa yang sudah terjadi, kemudian kita mengevaluasi, selanjutnya kita memforcast yang akan kita lakukan. seperti yang sudah saya tuliskan di atas, memesona menurut saya adalah ketika kita bisa menyeimbangkan kebutuhan kita di dunia dan di akhirat. Manusia yang baik menurut saya adalah bukan yang tidak pernah melakukan kesalahan, namun yang ketika tahu hal yang dia lakukan adalah salah dia segera untuk memperbaikinya. Perkembangan teknologi sangat mensupply  pengetahuan kita mengenai dunia dan akhirat, jadi manfaatkan perkembangan ini sebaik mungkin untuk menyeimbangkan pengetahuan dunia dan akhirat. Ketika kita bisa melakukannya secara seimbang, semuanya akan berjalan sesuai rencana, i believe it