Arti memesona bagiku…

by Farra Choirunnisya / 06 April 2017

#Memesonaitu bagiku adalah ketika ibu dengan segala sakit dan payahnya masih membuatkan sarapan untuk suami tercinta di pagi hari ditemani kepulan asap dari panci nasi,

#Memesonaitu bagiku juga ketika adik mengambilkan aku handuk kecil dan membuatkan air hangat ketika aku basah kehujanan sepulang kerja tanpa diminta,

#Memesonaitu bagiku bisa juga ketika kakak-ku mau dibonceng motor butut oleh suaminya tanpa mengeluh biarpun sesekali harus berkejaran dengan pengemudi lain mencari tempat berteduh, dan masih mesra juga masih bercanda kecil,

#Memesonaitu bagiku ketika teman-teman bercerita tentang impiannya menjadi wanita hebat dan sukses dengan bekarir atau memiliki usaha sendiri tanpa pernah menjadikan suami dan anaknya sebagai penghambat,

#Memesonaitu juga ketika aku melihat perempuan yang dulunya dikucilkan dan tidak ditatap oleh lingkungannya sekarang telah menjadi wanita tangguh dan berpengaruh karena Passion yang mereka jalani,

#Memesonaitu bagiku juga ketika seseorang berani menjadi dirinya sendiri dengan segala unik penampilan dan kepribadiannya, atau, segala aroma mereka, segala kehangatan senyum mereka, dan segela impian mereka yang dianggap aneh dan tetap menjalaninya dengan penuh kepercayaan diri yang tinggi,

#Memesonaitu bisa juga ketika aku melihat mereka yang masih penuh tawa dan canda di bawah terik matahari menjual minuman botol dengan semangatnya,

#Memesonaitu juga sering kali ku lihat dari mereka yang gemar berias dan menjadi sangat cantik, cantik bagi mereka sendiri dan untuk mereka sendiri, sekalipun anggota tubuh mereka tidak lengkap, 

#Memesonaitu adalah ketika aku melihat putra-putri kebanggaan Indonesia berjuang demi mengharumkan Bangsa ini dari segala bidang, baik olahraga, pendidikan ataupun dunia fashion, ya, bagiku mereka sama memesona,

#Memesona juga mereka yang membuat semangat, aman dan nyaman disaat keadaan mereka dalam keadaan sulit-menjepit,

#Memesonaitu mereka yang rela berkorban dengan pendidikan anak bangsa di pelosok dan rela meninggalkan rumah tercinta, ya, bukan saja memesona, bahkan mereka lebih dari itu

#Memesonaitu ketika mereka memilih jalan bersaing dengan sehat, mengajak orang sekitar untuk maju bersama dan mengesampingkan ego pribadi sekalipun mereka mampu.

#Memesonaitu kapan tahu mulai dan berhenti sejenak kemudian bangkit kembali.

#Memesonaitu bukan hanya ada pada satu jenis kelamin, ras, agama, anak muda saja, atau orang kaya saja. Tapi #memesona itu bisa dimiliki oleh siapa saja dari berbagai etnis apapun. Tidak ada yang lebih #memesona daripada segala kebersamaan yang ada di dalamnya.

#Memesonaitu ketika aku melihat kebersamaan antar agama dalam satu acara, mereka tertawa bersama, saling berbagi secangkir kopi, ataupun gorengan, antar anak muda ataupun orang tua dan diahiri dengan pelukan hangat kemudian kembali ke rumah masing-masing

#Memesonaitu ketika aku melihat seorang laki-laki menjaga dan tetap terjaga dengan sabar dan kasih sayang ketika mendampingi istrinya untuk menyambut persalinan buah hati mereka, ya, aku terpesona akan itu.

#Memesonaitu ketika seorang anak dengan gaji pas-pasan tetapi sanggup menabung untuk keperluan Ibadah haji orang tua mereka dengan mengesampingkan kesenangan masa mudanya, bagiku mereka #memesona luar dan dalam,

Jadilah #memesona tiap harinya dengan bantuan diri sendiri,

Segala pesona akan keluar dengan sendirinya bagi orang yang memberikan atmosfir menenangkan untuk lingkungannya, juga bagi mereka yang berkepribadian kuat menjalani hari dengan mimpi, dengan percaya diri dan dengan memaksimalkan segala kecerdasan.

Farra Choirunnisya,