#MemesonaItu Mendampinginya Tumbuh Dengan Berprestasi

by Fitrotuz zainia (IIDN) / 04 April 2017
#MemesonaItu mendampinginya tumbuh dengan berprestasi. Yasmin Lailaun Nasywa . Aku memberikan nama 9 tahun yang lalu. Melati yang lahir di malam hari dengan membawa kebahagiaan. Gadis kecil yang suka sekali menggambar, membaca  juga paling suka berenang. Katanya dia sudah bisa 3 gaya dalam kelas renangnya.

Kegiatan Yasmin sehari - hari cukup padat juga. Dari pagi hingga malam hari. Sekolah, Ngaji, dan Bimbel sudah menjadi rutinitas dari hari senin hingga Jumat malam.  Capek pastinya.. Iya..kadang dia juga ogah-ogahan untuk brangkat terutama mengaji. Tapi dia berusaha tetap pergi ngaji walaupun lumayan molor waktunya. hehehe.

Apakah aku mama yang hebat untuk Yasmin.Tidak!
Aku bukan mama yang baik buat dia. Mama yang egois buat dia. Dulu, aku terlalu sibuk untuk urusanku sendiri, tak ada waktu untuk bermain bersamanya. Tak ada waktu untuk mendengarkan cerita-ceritanya bersama teman-temannya. Tak ada waktu mendengarkan keluh kesahnya????????????.
by. Fit.Zainia (IIDN)
Suatu hari, saat perpisahan  di TKnya ia dipanggil gurunya naik ke atas panggung untuk menerima sebuah tropi. Tropi prestasi dia juara Calistung di TKnya. Dan lagi-lagi bukan aku yang menemaninya, di hari-hari specialnya. 
Kini Yasmin   mulai bisa mengungkapkan isi hatinya. 

“Ma. Aku ingin mama tidak bekerja agar selalu menemaniku”

Kata- kata Yasmin menamparku. Dia kesepian haus kasih sayangku. Dia mencoba merebut kasih sayangku dengan Prestasinya di kala itu.

Malu aku, kuingin menebus semua kesalahanku. Ku putuskan agar lebih dekat dengannya. Meluangkan waktu untuknya disela-sela kesibukanku. Menjadi pendengar semua ceritanya. Menjadi Sahabatnya, sekaligus jadi tauladannya.

Aku juga sadar, Yasmin anak perempuan dimana kelak dia akan pergi meninggalkanku dengan laki-laki yang menikahinya. Saat itu aku sudah tak bisa bersamanya lagi. Saat itu dia akan mengabdi kepada keluarga barunya. aku tak ingin menyia-nyiakan waktu bersamanya. Tak ingin melewatkan moment- moment indah bersama dengan tumbuh kembangnya dalam menggapai impiannya.

Bagaimanapun, saat ini Yasmin masih anak - anak. Dia juga sering bandel, resek,jail seusai dengan usianya seperti anak pada umumnya. Tapi itulah masa- masa indah yang membuat kenangan dia kelak saat dewasa. Dan aku harus menemaninya mengukir kenangan dan mimpi-mimpinya. 

          Sayang bukan berarti menuruti semua keinginannya, Sayang bukan berarti memanjakannya. Tapi aku memberikan kebebasan dia untuk memilih jalannya, memilih passionnya selama masih dalam jalur positif.  Aku berusaha menjadi teman dia dibalik sosok seorang mama. Menjadi sahabat Yasmin dengan memberikan motivasi sesuai dengan usianya. Mengajarinya untuk selalu berpikir positif, Mengajarinya untuk bisa bertanggung jawab tentang semua tindakannya. Dan yang penting mengajarinya berlandaskan agama.

        Tegas dan disiplin dalam membimbingnya, Jika lalai dia dapat sanksi.  Akan tetapi jika sudah konsisten dia dapat reward dari mama. Hal ini yang selalu aku terapkan untuk yasmin agar lebih mandiri.

Memang betul, bahwa nama adalah sebuah doa. Yasmin merupakan pengabulan doaku, Ia dengan caranya membuat aku bahagia, dia buktikan kembali dengan prestasinya di SD saat ini. Dia putri kecilku, Kebanggaanku.  Raih mimpimu setinggi mungkin nak...! Ada mama disini  yang akan selalu ada buatmu. http://www.pancarkanpesonamu.com.

Putri Kecilku.Terbanglah Setinggi kau inginkan.Bersama terangnya cahaya bulan.Menjadi Bintang. Cemerlang menyinari dunia. Dunia di hati mama.