#MemesonaItu Menjadi Wanita Tangguh

by Rifa Oktavia Almas / 03 April 2017
Banyak orang yang berpikir bahwa wanita itu makhluk yang lemah. Makhluk yang tidak bisa berbuat apa-apa jika tidak ada yang membantunya. Wanita tidak bisa melakukan semua hal yang bisa dilakukan oleh pria. Namun, hapus semua pikiran-pikiran kolot seperti itu. Cukup sampai disisni kita memiliki pikiran bahwa wanita itu memiliki kasta dibawah pria.

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh wanita, termasuk mengerjakan pekerjaan laki-laki. Sekarang kita sebut wanita-wanita ini sebagai wanita tangguh. Namun, tangguh bukan hanya sebatas bisa mengerjakan apa yang laki-laki bisa kerjakan saja. Makna tangguh lebih dari itu. Lantas, wanita tangguh itu wanita yang seperti apa?

1. Dia yang bisa menyembunyikan kesedihannya dan berusaha tetap terlihat ceria di hadapan orang lain

Seberapa besar ujian dalam hidupnya, dia hanya ingin menyelesaikannya dengan caranya sendiri. Memang, kita hidup di dunia ini pasti membutuhkan bantuan dari orang lain. Tapi apakah salah jika ia berusaha untuk menyelesaikannya sendiri? Apakah mudah untuk terlihat seperti itu? Jawabannya tidak. Menahan sakit untuk dirinya sendiri, agar orang lain tidak terbebani oleh masalah yang tengah menimpanyaInilah kriteria wanita tangguh yang pertama. Seberapa besar ujian dalam hidupmu, tetaplah berusaha untuk tersenyumKamu akan terlihat memesona dengan itu.

#MemesonaItu selalu tersenyum disetiap keadaan

2. Dia yang tak pernah mengeluh apapun keadaannya

Kita pasti sering bepergian bersama kawan-kawan kita. Saat semua planing kita berjalan lancar, maka semua akan baik-baik saja. Namun, bagaimana jika planing kita gagal total. Kehujanan di jalan, macet, ban bocor, dan lain sebagainya. Disitulah kesabaran kita diuji, dan disitu pula kita akan terlihat apakah kita adalah wanita yang tangguh atau bukan. Saat kita pergi bersama kawan-kawan kita, pastilah apa yang kita rasakan mereka pun merasakannya pula. Saat kita kehujanan dan kedinginan, kita kehujanan bersama-sama, mereka pasti juga merasakan hal yang sama dengan yang kita rasakan. Lalu, harus kita mengeluh dengan keadaan kita? Haruskah kita bilang, "Aku capek, aku kedinginan"?. Tanpa kita bilang pun sebenarnya mereka juga merasakan hal yang sama, bedanya mereka tidak mengeluh seperti kita. Apa salahnya jika kita mengganti kata-kata mengeluh dengan bersyukur? Sama-sama mengeluarkan energi untuk berbicara, bedanya hanya di satu sisi kita mendapat pahala dan disisi yang lain kita tidak mendapat apa-apa. Jadi kalian pilih yang mana?

#MemesonaItu mengurangi mengeluh dan memperbanyak bersyukur

3. Dia yang terlihat acuh, namun sebenarnya dia yang paling perduli

Saat kita mendapatkan musibah atau ujian, pastilah banyak yang perhatian kepada kita. Bentuk perhatian setiap orang pun berbeda-beda. Ada orang yang perhatian dengan kata-kata, seperti memberikan semangat kepada kita, memberikan semangat kepada kita, memberikan dukungan lewat tuturan kata-kata. Orang-orang seperti ini akan terlihat sangat perduli dengan keadaan kita, namun apakah kita pernah berpikir? Di luar sana, ada seseorang yang tidak pernah berkata apapun kepada kita, namun dialah yang memberikan pertolongan yang nyata kepada kita. Dia yang memberikan bantuan, tanpa memamerkan bantuan yang telah ia berikan. Jika kita masih belum bisa menolong dengan perbuatan yang nyata, minimal kita bisa mendoakannya.

#MemesonaItu menolong orang lain tanpa orang tanpa ia tahu apa yang kita lakukan

Wanita-wanita tangguh seperti ini lah yang terlihat memesona. Mereka memesona bukan dengan paras yang menawan, namun meraka terlihat memesona dengan kekuatan sifat yang ia miliki.