03 Mei 2018
Bagikan :

Bau badan sering menjadi indikasi bahwa seseorang tidak bisa menjaga kebersihan badannya. Padahal selain kurangnya kesadaran akan kebersihan tubuh, ada banyak penyebab bau badan, mulai dari karena mengonsumsi makanan beraroma tajam, tidak mengganti pakaian, jarang mandi, dan tidak ketinggalan adalah faktor menstruasi.

Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan bau badan perempuan menjadi lebih tajam saat menstruasi tiba. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Charles University, Praha menunjukkan bahwa beberapa pria yang mencium ketiak perempuan yang sedang datang bulan, mengaku bahwa aroma tubuh sang perempuan tidak seharum hari-hari biasa.

Hal berbeda terjadi setelah menstruasi selesai atau lebih tepatnya pada masa subur, aroma alami tubuh perempuan jadi lebih wangi tanpa harus menggunakan parfum. Karena itu, sebaiknya Anda waspada di masa menstruasi. Jangan sampai hal alami ini membuat Anda malu. Bau badan saat datang bulan bisa diatasi dengan beberapa tips ini:

Gunakan parfum. Ini saatnya untuk lebih sering menggunakan parfum kesayangan. Anda bisa menggunakan parfum wangi segar dengan citrus atau buah-buahan.

Minum jamu. Beberapa jenis jamu diketahui dapat mengatasi bau badan yang mengganggu selama datang bulan. Akan lebih baik jika jamu Anda buat sendiri di rumah.

Jaga kebersihan tubuh. Ganti pakaian jika Anda berkeringat. Di masa menstruasi, usahakan Anda mengganti pakaian setiap hari. Mandi dua kali sehari juga penting, agar Anda merasa lebih fresh dan nyaman.

Hindari makanan beraroma tajam. Untuk sementara waktu, hindari mengonsumsi makanan beraroma tajam yang dapat memperparah bau badan, misalnya bawang merah, bawang putih, bawang bombay, kopi, durian dan sebagainya. Perbanyak minum air putih.

Nah, untuk kamu yang tidak mau repot menghadapi bau badan saat datang bulan atau menstruasi bisa gunakan parfum dengan wangi segar dan tahan lama seperti parfum Vitalis yang memberi kesan mewah dan elegan. Parfum Vitalis juga dapat membuat kamu jadi lebih percaya diri dalam meraih mimpi.

Komentar (0)

related article